Tags

Hi. Sekian lama meninggalkan kesenanganku untuk menulis, rasanya kangen juga. 

Kini aku telah melepaskan masa lajangku, sejak lima bulan yang lalu aku menikahi suamiku. Aku bersyukur untuk semua hal yang telah kami alami hingga saat ini. semuanya baik dan penuh berkat Tuhan.

Aku menyapa mu, teman, dan ingin bercerita sedikit kepadamu.

Beberapa pendapat orang yang pernah kudengar, mungkin kamu juga;  bahwa masa-masa bulan madu di saat ini sudah mulai berkurang kadarnya. Yang pasti, saat ini kami masih terus saling mengenal lebih dalam tentang kurang lebihnya kami berdua. tentu, tak lepas dari pertengkaran kecil hingga besar; as most of people know, it’s all about Man and Woman, who have a different thought and feelings. Kini tinggal bagaimana upaya kita untuk mengkomunikasikan diri kita dan memperkenalkan diri kita yang berbeda kepada pasangan. Aku merasakan betapa keegoisan sangat mudah menghancurkan hati dan rasa bahagia kita, apalagi pasangan yang kita sakiti; yang kesemuanya tak berujung baik pastinya. terkadang kemarahan kami akan satu sama lain; saat pada puncaknya; kami sebenarnya lupa akan inti dari permasalahan yang berujung malah pada kemarahan yang terkadang blur, dan semua hal yang kami ungkit tersebut menjadi kecil dan tak penting ketimbang pribadi yang di depan altar Tuhan kita berjanji untuk setia dan mengasihinya seumur hidup kita.

Sejauh ini, di usia pernikahanku yang masih muda ini, aku terus merasakannya sebagai anugerah sekaligus pembelajaranku seumur hidup. bahkan aku menemukan sifat-sifat ku yang pemarah, tidak sabaran, seperti terlepas rasanya. Dengannya aku belajar mengakui kekurangan diri, meminta maaf kepada orang yang kita sayangi, mengucap syukur dan memberikan kasih sayang, dan menjadi yang terbaik dari hari ke hari bersamanya.

Mulai dari belajar memberikan diri, melayani orang selain diriku sendiri; namun berbeda juga dengan apa yang kualami di rumah orang tuaku tempatku bertumbuh.

Akupun menikahi keluarga suamiku, dan karena itu harus belajar berbaur dan melebur bersama dengan mereka juga.Menikah kini bukanlah hal yang kukira realistis kusaksikan di film komedi romantis Hollywood; namun bagaimana kita menghidupkan cinta kita dari hari ke hari dengan pasangan kita.

Terkadang, aku merasakan, semuanya berjalan sangat cepat.

Tentang pencarian passion ku, seperti yang kupaparkan di tulisan-tulisanku sebelumnya, tentu masih terus berlanjut. Malah, kini aku menemukan teman hidup–untukku berbagi semuanya, dan bahkan menyemangatiku untuk juga menemukan passionku dalam hidup.

now i believe, that my life become more complete; because i want it, an d i believe in it.

 i’ve become more enjoy my new life as my husband’s wife, more enjoy my day in my office and keep growing everyday.

aku tidak sabar bercerita lebih banyak kepadamu segera.

 

09.05.13Image

Advertisements