Tags

, ,

Berat ya tulisan ini nampaknya. Namun tidak seperti yang dibayangkan kok. Hanya ingin bersharing dan mendeklarasikan kembali makna hidup saya yang buyar karena berbagai problem khas peralihan remaja, menjadi seorang dewasa yang bertanggung jawab. Saya bersyukur buat pencapaian yang hingga saat ini saya peroleh. Dan semuanya itu hanya karena kasihNya. Saya sudah banyak meninggalkanNya. Seringkali menunda waktu doa malah. namun panggilanNya selalu menggema di hati saya. Jika kamu mendengarNya lebih banyak, pasti kamu juga merasakanNya. Masa Paskah ini, saya tidak pergi ke Gereja untuk Pengakuan Dosa. sedikit melewatkan momen itu. namun saya baru saja mengikuti Misa Jumat Agung. Yesus menyerahkan nyawaNya untuk menebus kita dari kuasa maut. wow. dan sekarang saya membuatnya nampak sedikit berat pembahasannya. : ) Yang hanya ingin saya katakan adalah, bahwa di masa yang saya jalani ini, saya sadar belum menjadi dewasa sepenuhnya. Banyak hal yang saya lakukan, belum dijalani dengan ‘sadar betul’. Bahkan, dalam kaitannya dengan dosa dan kesalahan yang saya alami, contohnya. Banyak hal kecil yang saya lakukan keseharian, seperti berbicara buruk tentang orang lain, yang saya tahu itu salah, tetap saya lakukan. Pertengkaran dengan pasangan yang saya alami karena kekerasan hati saya.  Menjadi dewasa, saya yakini bahwa seseorang perlu menyadari dan memilih pilihan hidup dengan ketegasan dan prinsip yang dianut. Lalu apa kaitannya dengan Yesus? Ya. karena Dia, sejak dilahirkan, tahu benar misi hidupNya, dan menjalaninya dengan penuh kefokusan, ketotalan, penyerahan diri pada BapaNya. Sebagai sahabatNya, kita tentu diajar untuk menjalani hidup seperti yang Ia ajarkan. Ya. Dan Paskah Tuhan yang Mulia ini, mengingatkanku untuk juga bangkit. untuk hidup lebih baik dan punya makna. Untuk hidup sesuai dengan kehendakNya. Semoga saya bisa, dengan daya yang diberikanNya. Untuk itulah saya masih diberi nafas hidup ini. Di akhir tulisan saya ini, saya sisipkan lukisan tangan, yang saya yakini dimaksudkan sang pelukis sebagai tangan Tuhan Yesus yang sedang mengatup untuk berdoa. jadi pengingat saya untuk selalu berdoa di dalam namaNya senantiasa. Amin.

Jesus Hand

Advertisements